Wednesday, December 29, 2010

OST Thank You Lengkap


Siapa yang gak suka dengan Drama yang satu ini, pastinya kalian akan langsung jatuh cinta langsung pada episode pertama. Sosok Bom, seorang anak yang mengidap AIDS dan Lee Young Shin, seorang ibu dari anak penderita AIDS membuat kita terharu dan tersentuh. Kalian bisa membacanya sinopsis Thank You hanya di sini. Drama yang mengharu biru tentunya juga didukunga oleh OST yang sangat menyentuh. Berikut Track List OST Thank You yang bisa kalian dengar.  


Track List
01. go mab seub ni da Opening Title
02. go mab seub ni da - Hun Unduh
03. sarang hae yo - Hun Unduh
04. Recorder Theme
05. ba ram boo neun nal
06. heun juk
07. nuh reul geu rin hwe sang
08. ah peun sarang
09. Accordion Theme
10. seul peun gi uk
11. poo reun do eh ah chim
12. hee saeng
13. chun sa
14. jak byul
15. Kiseo Theme
16. shi gan ee heu reu myun
17. yak sok
18. go mab seub ni da Ending Title


Tuesday, December 28, 2010

[Sinopsis] Bread, Love and Dreams Episode 11 Part 1

Ma Jun terkejut dan tidak percaya melihat Yu Kyung ada di rumah Pal Bong Bakery. Yu Kyung juga tidak menyangka bisa ketemu Ma Jun di rumah itu, apalagi ketika Tak Gu memperkenalkan Ma Jun padanya dengan nama Seo Tae Jo. Tak Gu juga memperkenalkan Yu Kyung pada Ma Jun sebagai teman SD nya ketika di Cheongsan dulu. (wkwkwk… Tak Gu…Tak Gu…mereka udah saling ketemu sebelum itu tauu) Mata Ma Jun dan Yu Kyung saling bertemu, ekspresi Ma Jun jelas-jelas menyiratkan ketidaksukaannya, sedangkan Yu Kyung tetap bisa mengontrol dirinya dan Tak Gu tidak menyadari apapun.
Tak Gu berbasa-basi meminta Ma Jun untuk ramah pada Yu Kyung sebab untuk sementara waktu Yu Kyung akan tinggal bersama mereka karena alasan pribadi. Ma Jun yang jadi bad mood menolak permintaan Tak Gu itu. Dia juga bilang Tak Gu tidak usah berpura-pura kalau mereka dekat karena mereka tidak pernah dekat. Tak Gu emosi mendengar perkataan Ma Jun dan siap memukul Ma Jun.
Mi Sun marah, dia menghalangi Tak Gu,”Hentikan! Kau tahu kekerasan dilarang di rumah ini kan? Kau tahu kan? Jika kau bahkan hanya mengeluarkan satu pukulan, Kau akan segera ditendang dari rumah ini. Kau pikir hanya kau yang akan diusir dari rumah ini? Aku juga akan dapat masalah karena aku di sini dan gajiku yang tinggal sedikit akan dipotong setengahnya lagi!”.
Tak Gu masih juga mengepalkan tangannya meskipun Mi Sun sudah mengoceh panjang lebar, hingga akhirnya Yu Kyung sendiri yang meminta Tak Gu untuk berhenti karena Yu Kyung  tidak mau ada masalah yang muncul karena dia. Tak Gu melunak, dia menurunkan tangannya dari krah baju Ma Jun. (Pas adegan ini, Mi Sun kayaknya udah jelous nih ama Yu Kyung, soalnya kata-kata Yu Kyung lebih mempan buat Tak Gu, hihihi) Ma Jun justru memancing Tak Gu dengan mengeluarkan kata-kata pedas lagi, “Paling tidak masih ada satu orang yang mengerti omonganku.” Tak Gu tentu saja terpancing dan panas lagi,seketika itu juga  Mi Sun langsung memukul kepala Tak Gu, membuat Yu Kyung terkejut.
 Mi Sun kemudian menjewer telinga Tak Gu dan menyeretnya masuk ke kamar. (udah kayak mak sama anak aja nih,wkwkwk) Tak Gu mengucapkan selamat malam pada Yu Kyung dan memintanya untuk tidak khawatir, cukup istirahat saja dengan tenang di rumah itu.
Di dalam kamar, Tak Gu memegangi telinganya yang sakit. Mi Sun memperingatkan Tak Gu kalau mereka punya perjanjian dan Tak Gu sudah melanggarnya. Jadi dia akan datang ke Yu Kyung dan menyuruhnya segera keluar dari rumah karena perjanjiannya dengan Tak Gu sudah batal. Tak Gu panik dan merayu Mi Sun agar memaafkannya karena setiap orang pasti pernah berbuat salah dan dia berjanji akan melakukan apapun permintaan Mi Sun. Lalu Mi Sun menyuruh Tak Gu untuk duduk. Tak Gu masih belum ngeh. Mi Sun mengulang bahwa Tak Gu bersedia melakukan apapun yang diucapkan dirinya. Tak Gu mengerti dan menuruti Mi Sun, dia duduk. Kemudian, Mi Sun menyuruh Tak Gu berdiri, Tak Gu menurut berdiri. Mi Sun menyuruh Tak Gu untuk berlutut. (wuakakak… Mi Sun sengaja mau ngerjain Tak Gu)
 Tak Gu tidak percaya ini, dia dipermainkan oleh Mi Sun. Mi Sun hanya senyum jail dan menyuruh Tak Gu segera berlutut atau kalau tidakk… [demi Yu Kyung] akhirnya Tak Gu menurut juga meski dengan muka kesal, dia berlutut di samping Mi Sun. Tak Gu ngomel: Aku benar-benar melakukan apa yang kau katakan bukan? (sumpaahhh… ekspresi  Tak Gu pas kesel ini persis banget kayak Ryung, hhuhhuu jadi kangen)
 Mi Sun menasehati Tak Gu : Kekerasan seharusnya menjadi pilihan terakhir yang digunakan oleh laki-laki. Mencoba menyelesaikan segala sesuatu dengan kepalan tangan [kekerasan] akan menjadi kebiasaan buruk. Mengerti?!! Aku akan membiarkannya kali ini tapi tidak akan ada lagi yang kedua kali.
Tak Gu terpana mendengar  Mi Sun, dia teringat kata-kata ibunya yang persis sama dengan apa yang diucapkan Mi Sun barusan. Setelah Mi Sun keluar, Tak Gu mengepalkan tangan dan bertekad tidak akan lagi menggunakan kekerasan.
Ma Jun kesal dan frustasi. (dengan Yu Kyung yang mungkin disukainya atau Tak Gu yang dibencinya? ataukah dua-duanya? Hmmm…) Yu Kyung yang ternyata mengikuti Ma Jun meminta penjelasan Ma Jun atas semua yang terjadi, kenapa Ma Jun menyamar dengan menggunakan nama Seo Tae Jo. Ma Jun tidak mau menjawab pertanyaan Yu Kyung dan melangkah pergi. Yu Kyung langsung tanya lagi, “Sepertinya Tak Gu juga tidak tahu kalau kau adalah Gu Ma Jun. Apakah kau sengaja menyembunyikannya?” Ma Jun berhenti dan menatap Yu Kyung,”Apa itu yang ingin kau ketahui?”. “Apa tujuanmu? Membohongi Tak Gu tentang namamu, apa yang kau rencanakan?, balas Yu Kyung. Ma Jun tersenyum licik mendengar pertanyaan Yu Kyung.  Ma Jun mendorong Yu Kyung ke lemari dan menatapnya tajam, dia mengira kalau Yu Kyung terus saja mengikutinya (GR banget si lohh?!) Yu Kyung jelas saja menyangkal,“Bukan kau! Aku tidak muncul di depanmu. Aku datang mencari Tak Gu”. Ma Jun semakin cemburu.
Setelah menginterogasi Ja Rim, polisi berhasil menemukan tempat persembunyian Yu Kyung, mereka bergegas pergi untuk menangkap Yu Kyung. Ja Rim sendiri masih sangat shock karena ditahan di kantor polisi, dia menangis ketakutan.
 Presiden melakukan negosiasi [baca: menyuap] dengan beberapa koleganya agar bisa membebaskan Ja Rim dari kantor polisi. Nyonya Seo juga stress, berusaha menelepon ke sana kemari agar Ja Rim bisa bebas. Presiden sampai di rumah dan melihat istrinya frustasi sampai ketiduran sambil pegang telepon. Presiden mencair juga melihat istrinya itu menderita, dia mengambil gagang telepon yang dipegang Nyonya Seo, membuat Nyonya Seo terbangun. Istrinya itu langsung tanya tentang keadaan Ja Rim, Presiden menjelaskan kalau dia sudah berusaha melakukan yang terbaik. Nyonya Seo masih belum bisa tenang, dia sangat khawatir pada Ja Rim. Tak tega, akhirnya Presiden memegang lembut bahu Nyonya Seo dan memintanya untuk istirahat. Nyonya Seo kaget tidak percaya, suaminya itu bisa juga perhatian dengannya. Presiden keki, dia lalu melepaskan tangannya tapi langsung ditahan oleh Nyonya Seo yang merasa tenang dengan sentuhan suaminya.
 Manager Han tentu saja melihat semua kejadian langka itu dari luar kamar karena pintunya terbuka. Dia cemburu!
 Tak Gu terbangun di malam hari dan keluar dari kamarnya. Setelah Tak Gu menutup pintu, Ma Jun membuka matanya. Lalu terlihat sepasang kaki memasuki dapur Pal Bong Bakery, dia menjatuhkan bahan-bahan roti, membuang adonan yang disimpan di lemari fermentasi, merusak perabotan dapur. Jari kelingking tangan kanannya tergores sesuatu hingga berdarah. Orang itu lalu mengeluarkan serbet dari saku celananya dan mengelap darahnya.
 “Posisi!!!”, teriak Boss Yang pada staff-staffnya.
Boss Yang murka melihat dapurnya yang sangat-sangat berantakan. Paman Gap Soo dan yang lain juga kaget melihat dapur yang seperti kapal pecah. Boss Yang tanya siapa yang terakhir kali meninggalkan dapur, tidak ada yang menjawab. Boss Yang mengulang lagi pertanyaannya dengan teriakan, Ma Jun mengaku kalau dia yang terakhir membereskan dapur setelah itu dia lalu pergi tidur. Ma Jun justru bilang kalau tadi malam sekitar jam 10 Tak Gu bangun dan menyelinap keluar dari kamar dan tidak kembali sampai esoknya. (Ma Juuunn pengen tak getok-getok deh tu orang, huftt…)
Tak Gu terkejut mendengar tuduhan Ma Jun. Boss Yang berdiri di depan Tak Gu dan tanya apakah benar Tak Gu keluar. Tak Gu membenarkan kalau dia keluar dari rumah, tapi dia tidak datang ke dapur bakery dan bukan dia yang mengacak-acak dapur itu. “Jika kau tidak datang ke sini, lalu ke mana kau pergi tadi malam?”, tanya Boss Yang. Tak Gu terlihat bingung bagaimana menjawabnya dia tetap kekeuh bilang bukan dia yang mengacaukan dapur tapi dia tidak juga menjawab pertanyaan Boss Yang. Boss Yang semakin kesal karena Tak Gu tidak mau mengaku. Jin Gu yang kalem akhirnya buka suara membantu Tak Gu, bilang bahwa tadi malam Tak Gu bersamanya karena ada hal yang mau dia bicarakan dengan Tak Gu. Boss Yang mengkonfirmasi ke Tak Gu apakah benar Tak Gu bersama Jin Gu, Tak Gu tidak mau menjawab dan dia tetap bilang bukan dia.
 
Mi Sun justru merasa curiga pada Ma Jun yang jarinya terluka. Dia terus menatap Ma Jun, Ma Jun yang merasa dipandangi Mi Sun, balik melihat Mi Sun yang kemudian menundukkan kepalanya.
Semuanya lalu berkumpul di ruang keluarga, Kakek Bong menyatakan kalau hari itu mereka tidak akan membuka toko. Nyonya Boss dan Paman Gap Soo keberatan, Kakek tetap berkeras karena jika tidak bisa menjual roti yang tepat [lezat dan sehat] lebih baik mereka menutup toko untuk sementara. Kakek lalu menyuruh Boss Yang untuk membuat permintaan maaf pada pelanggan karena toko mereka hari itu tutup. Boss Yang mengerti. Paman Gap Soo masih saja mencurigai Tak Gu, membuat Tak Gu serba salah.
Tak Gu “sang tertuduh” sadar diri membereskan dapur yang berantakan dan mengamankan bahan yang masih bisa digunakan. Jin Gu datang membantu Tak Gu, tapi Tak Gu menolak. Dia masih belum bisa baikan dengan Jin Gu, Jin Gu mengerti dan bilang bagaimanapun juga dia adalah senior Tak Gu di Pal Bong Bakery itu, jadi dia ikut bertanggung jawab menjaga Tak Gu. Karena Tak Gu tidak ingin dibantu, maka Jin Gu pergi dan sebelumnya menyuruh Tak Gu untuk menjemur bahan roti agar bisa digunakan lagi. Tak Gu yang bingung, mendengar alunan musik, dia mencari sumber suara.
Dan menemukan Yu Kyung yang sedang duduk manis mendengarkan radio tape. Tak Gu merasa sedikit terhibur dan menghampiri Yu Kyung. Yu Kyung cerita kalau lagu yang sedang mereka dengarkan itu adalah lagu kesukaan Yu Kyung, dinyanyikan oleh penyanyi Prancis, Edith Piaf. Tak Gu mencoba mengulang nama penyanyi itu, tapi dia kesusahan melafalkan namanya dan malah menyebut “pipa” (wkwkwk makluumm Tak Gu kan tidak sekolah, bahkan tidak lulus SD). Yu Kyung tersenyum melihat “keluguan” Tak Gu dan mengajari Tak Gu melafalkan Piaf. (Piaf ini dibacanya piape, lucu ya ^__^)
Tak Gu mendengarkan lagu itu dengan seksama, tapi kemudian dia bertanya pada Yu Kyung apa yang sedang dikatakan penyanyi itu karena dia tidak tahu artinya sama sekali. Yu Kyung lalu menjelaskan pada Tak Gu lirik lagu itu.
Yu Kyung : Aku tidak menyesali apapun. Aku tidak menyesali semuanya. Yang baik dan yang buruk telah terjadi padaku. Tidak masalah bagiku. Hal itu akan terbayar, terhapus dan terlupakan. Aku tidak peduli pada masa lalu. Aku akan mulai dari awal.
Tak Gu terus saja memandangi Yu Kyung, tapi saat Yu Kyung balik memandangnya Tak Gu grogi dan berpaling ke arah lain. Pelan-pelan, tangan Yu Kyung mendekati tangan Tak Gu dan menyentuhnya!!! Membuat Tak Gu kaget-kaget senang. Dia memandangi Yu Kyung yang memejamkan mata menghayati lagu Edith Piaf. (padahal backsoundnya lagu Geu Saram, huaaaa…) Tak Gu tentu saja dengan senang hati menyambut tangan Yu Kyung, jadi tangan mereka berdua saling pegangan dan saling menempel (panas…panas…)
Tentu saja sebagai pelengkap, kemesraan Tak Gu dan Yu Kyung itu disaksikan oleh Ma Jun dengan rasa iri dan cemburu. (matanya udah kayak yang mau nelen Tak Gu idup-idup ajah tuh) Rupanya, keadaan sedang berpihak pada Ma Jun. Dua polisi tadi sampai dan  masuk ke Pal Bong Bakery, mereka melihat Yu Kyung dan Tak Gu. Yu Kyung yang menyadari mereka adalah polisi, refleks menunduk. Tak Gu langsung mengerti situasinya. Dia bilang kalau toko mereka sedang tutup. Polisi itu tidak menghiraukan Tak Gu dan memanggil,” Hei! Shin Yu Kyung! Itu kau kan? Shin Yu Kyung”.  Yu Kyung menoleh ketakutan, Tak Gu ketar-ketir. Polisi itu kemudian mendekati Yu Kyung. Ma Jun menguping semuanya.
Jae Bok terengah-engah melapor  pada Boss Yang kalau mereka dalam masalah, karena polisi baru saja masuk ke Pal Bong Bakery. Boss Yang dan yang lainnya kaget dan langsung berlari ke bawah menuju PBB. 
Yu Kyung dibawa paksa oleh kedua polisi, dia meronta-ronta memanggil Tak Gu. Tak Gu mengejar Yu Kyung dan menghalangi polisi itu membawa Yu Kyung. Tak Gu tidak terima mereka menangkap Yu Kyung yang tidak bersalah. Polisi itu bilang mereka menangkap Yu Kyung karena Yu Kyung telah melanggar hukum. Dia minta Tak Gu untuk pergi. Tak Gu tentu saja melindungi Yu Kyung. Polisi itu malah mengancam akan memenjarakan Tak Gu. Asisten polisi itu akhirnya menarik paksa Yu Kyung dari tangan Tak Gu. Tak Gu jatuh dan siap memukul polisi tadi, hanya saja Mi Sun dan rombongan datang. Mi Sun langsung teriak menghentikan Tak Gu. Dia memberi isyarat pada Tak Gu,”jangan lakukan!” (Mi Sun khawatir karena dia  sudah sayang sama Tak Gu) Kepalan tangan Tak Gu tertahan di udara, lalu Tak Gu melihat mereka satu per satu. Nafasnya memburu, dia bimbang melihat Mi Sun dan tak tega melihat Yu Kyung yang meronta dipaksa polisi. Tak Gu ingat kata-kata Mi Sun dan ibunya.
Tak Gu dilemma…
Apakah yang akan dilakukan oleh Tak Gu?? Siapa yang akan dia pilih? Yoo Kyung atau Mi Sun?
Tubi Kontinyyuuuuuttt ^__________^

Created : Aya RF
Repost : Pelangi Drama

Sunday, December 26, 2010

Lyric Banmal Song - Yongseo Couple


diepisode 36 mereka dikasih misi untuk membuat lagu bareng, woo,,aku suka2,,ternyata emng Yong keren abis,,keren banget klo nyiptain lagu,,dan hasil dari buatan mereka , taraaaa,,,,,

-Hangul-
맨처음 너를 보던 날
수줍기만 하던
너의 맑은 미소도
오늘이 지나면 가까워 질거야
매일 설레는 기대를 해
무슨 말을 건네 볼까
어떻게 하면 네가 웃어줄까
손을 건네보다
어색해질까봐
멋쩍은 웃음만 웃어봐
우리 서로 반말하는
사이가 되기를
아직 조금
서투르고 어색한데도
고마워요 라는 말투 대신
좀 더 친하게 말을 해줄래
우리 서로 반말하는
사이가 될거야
한걸음씩
천천히 다가와
이젠 내 두눈을 바라보며
말을 해줄래
널 사랑해
너와의 손을 잡던날
심장이 멈춘듯한 기분들에
무슨말 했는지
기억조차 안나
마냥 설레는 기분인걸
우리 서로 반말하는
사이가 되기를
아직 조금 서투르고
어색한데도
고마워요 라는 말투 대신
좀 더 친하게 말을 해줄래
우리 서로 반말하는
사이가 될거야
한걸음씩
천천히 다가와
이젠 내 두눈을 바라보며
말을 해줄래
널 사랑해
우리 서로 사랑하는
사이가 되기를
잡은 두손
영원히 놓지 않을꺼야
바라보는 너의 눈빛속에
행복한 미소만 있길 바래
우리 서로 사랑하는
사이가 될꺼야
아껴주고
편히 기대면 되
너를 보는 나의 두 눈빛이
말하고 있어
널 사랑해
cr: DCgallery

-Romanization-
Maencheoeum neoreul bodeon nal
Sujub giman hadeon
neoui mateun misodo
Oneuri jinamyeon gakkawo jilgeoya
Maeil seolleneun gidaereul hae
Museun maleul geonde bolkka
Eotteohke hamyeon nega useojulkka
Soneul geondeboda
eosaekhaejilkkabwa
Meotjjeokeun useumman museobwa
Uri seoro banmalhaneun
saiga doegireul
Ajik jogeun
seotureugo eosaekhandedo
Gomawoyo raneun maltu daesin
Jom deo chinhage maleul haejullae
Uri seoro banmal haneun
saiga deolkeoya
Hangeoleumssik
cheoncheonhi dagawa
Ijen nae dununeul barabomyo
mareul haejeullae
Neol saranghae
Neowaui soneul jatdeondal
Simjangi meomchundeuthan gibundeule
Museunmal haettneunji
gieokjocha anna
Manyang seolleneun gibun ingeol
Uri seoro banmalhaneun
saiga doegireul
Ajik jogeun seotureugo
eosaekhandedo
Gomawoyo raneun maltu daesin
Jom deo chinhage maleul haejullae
Uri seoro banmal haneun
saiga deolkeoya
Hangeoleumssik
cheoncheonhi dagawa
Ijen nae dununeul barabomyo
mareul haejeullae
Neol saranghae
Uri seoro saranghaneun
saiga doigireul
Jabeun duson
yeongwonhi notjianeulkkeoya
Baraboneun neoui nunbitsoke
Haengbokhan misoman ittgil barae
Uri seoro saranghaneun
saiga deolkkeoya
Ankkyeojugo
pyeonhi gidaemyeon doe
Neoreul boneun naui du nunbichi
Malhago isseo
Neol saranghae
cr: Shintya @ Into The New World

-English-
The day when I first saw you
Your bright smile full of shyness
we’ll get closer after today
every day, I have heart-fluttering expectations
what to say to you
how to get you to laugh
I fear it’ll get awkward when I try to hold your hand
all I can do is smile shyly
Hopefully we can speak banmal to each other
even though it’s still awkward and unfamiliar
instead of saying ‘thank you’
talk to me in a friendlier way
Hopefully we can speak banmal to each other
you walk towards me slowly, step by step
now look at my two eyes and tell me
I love you
The day when I held your hand
I felt my heart stop beating
I don’t even remember what I said
All I feel is a flutter in my stomach
Hopefully we can speak banmal to each other
even though it’s still awkward and unfamiliar
instead of saying ‘thank you’
talk to me in a friendlier way
Hopefully we can speak banmal to each other
you walk towards me slowly, step by step
now look at my two eyes and tell me
I love you
Hopefully we can fall in love with each other
I’ll never let go of your two hands from my grasp
the light of your eyes, gazing at me
I hope there will only be joyful smiles
Hopefully we can fall in love with each other
We can lean on one another and take care of each other
Looking into your eyes, my two eyes
they’re talking to you
I love you

Credit lyric : via kpopquote
Credit video : FB yongseo

Saturday, December 25, 2010

[Picture] YongSeo Couple Episode 37 (spoiler)

woo,,akhirnya dapat juga bococaran episode 37. kckck,,diepisode ini mereka akan dapat misi rahasia,,aku penasaran mereka dapat misi apa,,

wkwk..Yong ngapain rambut Hyun??

Hyun sadar rambutnya diapa apain tuh,,,


woos,,tatapan Yong penuh arti.

 tuh kan beneran,,ada apa2nya,,

so sweet..

korea lagi musim salju tuh, pasti dingin banget

sekarang gantian Hyun yang digendong ama Yong

credit : twiter yongseofact

Thursday, December 23, 2010

[Spoiler] Secret Garden Episode 13 dan 14


EPISODE 13
Ra Im dan Joo Woo pergi untuk mendaki gunung bersama Jong Soo, Ra Im melihat Joo Woo menggigil saat mereka turun dari gunung. Joo Woo keseleo di pergelangan kakinya, Ra Im dan Jong Soo memapahnya menuruni bukit. Joo Won menempel ke Ra Im, hampir memeluk Ra Im. Ra Im melihat Joo Won kesakitan, ia mengatakan meskipun menyakitkan ia masih harus menahan rasa sakit .. Joo Won melihat kesempatan untuk menyentuh wajah Ra Im ketika ia mencoba untuk memegang bahu Ra Im, ia juga mencoba untuk bergerak lebih dekat ke wajah Ra Im, Ra Im  berteriak 'Kau ingin mati? "..

EPISODE 14
Ra Im menggunakan gaun yang elegan untuk menghadiri pesta dengan Oscar, Joo Won melihat Ra Im di pesta itu. Joo Won hanya menatap Ra Im. Ra Im pun melihat Joo Won juga ... 
Jo Wo mengatakan "Aku tahu ini akan menyakitkan bagiku untuk dapat melihatmu, namun akan lebih menyakitkan bila aku tidak bertemu denganmu". Setelah itu, Ra Im berkata kepada Joo Won "Aku datang ke sini untuk melihatmu, dia juga mengatakan pada Joo Won bahwa dia tidak ingin menjadi putri duyung kecil.

credit : thedramascene
Translate : Apni RF

[Cartoons] YongSeo Couple Part 4



wachh,,cute banget mereka berdua




wkkw,,kasian si Hyun,,
Credit : FB YongSeo

Wednesday, December 22, 2010

[News] Link Download dan Streaming Drama Korea

Hai Chingu2, apni mau Share Link buat Download dan Streaming Drama Korea, bisa juga Drama jepang ama drama Taiwan, lengkap pokoknya. bisa di streaming atau di download, yang pasti kalian harus memastikan inet kalian lancar, kalau gak bisa setahun noh nontonnya..hehhe..berikut linknya chingu.. semoga membantu. oh ya sebelumnya terima kasih buat Aya RF udah ngeshare link ini di FBnya
  1. dramacrazy 
  2. My Soju
  3. dramasweet
  4. dramastyle
  5. dramasub
  6. epdrama
  7. vikii
  8. kimchidrama
  9. silentregrets
  10. yellowcinema
  11. dramafever
  12. sugoikr
  13. mediumquality
  14. dailymotion
  15. jdorama 
  16. torrents
kalau Chingu mau download drama2. apni recomendasikan di mediumquality, selain gambarnya bagus, sizenya juga gak terlalu gede. tapi selama ini apni si pake torrents tapi lebih ribet, sizenya juga gede. tapi keuntungannya itu update banget. jika kalian mau download lewat mediumquality, biasanya ada yang pake megaupload ma mediafire. kalau pakai mediafire kalian harus menggabungkan filmnya dulu baru bisa ditonton. cara gabungin filmnya pake HJSplit caranya sabagai berikut :


Setelah video berhasil didonlot, untuk menggabungkan part-part itu kita bisa pake HJSplit.
Caranya :
Yang belum punya aplikasi HJSplit bisa donlot HJSplit dulu di sini
Setelah berhasil donlot HJSplit, install HJSplit di kompi ato lepi kalian. Lalu akan tampil seperti gambar berwarna hijau. Sebelu menggabungkan video pake HJSplit, HAL PENTING yg harus dilakukan adalah menempatkan file video yg mau digabung dalam 1 folder dengan nama yg sama dan ekstensinya diubah dari yg semula .avi .flv .mp4 diganti menjadi .001 .002 .003 dan seterusnya

Contoh :
* Downlod Athena Ep 1
file nya Athena part 1.flv  --> diganti menjadi Athena.001
             Athena part 2.flv  --> diganti menjadi Athena.002
             Athena part 3.flv  --> diganti menjadi Athena.003
             Athena part 4.flv  --> diganti menjadi Athena.004
dan seterusnya...
Setelah dirubah ekstensinya itu, jangan lupa taruh file-file itu dalam 1 folder!!

Penggabungan file video siap. Caranya, buka HJSplit
Trus klik Join, nanti muncul piku begini
Setelah itu klik Input File

Lalu kalian browse file video yg mau digabungin tadi. [hanya file yg berekstensi .001 yg bisa digabung di HJSplit]  cukup klik 1 video yg berekstensi .001 karena secara otomatis video lain [yg ekstensinya .002 .003 dst] akan ter-ekstrak menjadi 1 file asalkan dalam 1 folder.

Klik start dan penggabungan dimulai. Tunggu sebentar setelah itu   akan muncul ikon join complete, itu tandanya penggabungan file berhasil.

Dalam folder Athena itu, file yg berhasil digabung akan bertitel Athena, untuk bisa melihat videonya lagi, jangan lupa ngubah ekstensi lagi menjadi flv atau avi atau mp4 [tergantung ekstensi awal si video]
Sebelum mulai menggabung, jangan lupa teliti dulu urutan videonya, nanti kalau sudah digabung dan ternyata ga urut kan bisa berabe, hehehe ^___^


Semoga ini bermanfaat :) Selamat menggabung video :).. terima kasih sekali buat Aya RF

Sunday, December 19, 2010

[Sinopsis] Bread, Love and Dreams Episode 10

[Awal episode 10 dimulai dengan cerita masa lalu Yu Kyung setelah ayahnya dipenjara]
[Flashback] Yu Kyung akhirnya tinggal dipanti asuhan, saat ia merapikan pakaiannya, ia melihat uang yang ia ambil dari ayahnya. Ketika Yu Kyung berjalan disebuah trotoar, ia melihat keluarga pengemis dan tanpa ragu2 uang itu ia berikan pada keluarga pengemis. [pengemisnya bingung kok ngasihnya banyak banget
Bapak pengemis menghampiri Yu Kyung. “Nak uang yang kau berikan terlalu banyak” seru bapak pengemis. “Aku sudah tidak bisa menyimpan uang itu, jadi paman bisa menggunakannya”. Bapak pengemis itu terharu dengan kemuahan hati Yu Kyung. 
Ia kemudian memberikan Yu Kyung topi [topi itu yang sering digunakan Yu Kyung]. “Kau pasti akan menjadi anak yang baik ketika kau besar, kau akan membantu orang miskin dan orangyang membutuhkan pertolongan” seru bapak pengemis. Yu Kyung tersenyum.
Pengumuman hasil ujian telah keluar, Yu Kyung menjadi mahasiswa terbaik.
Yu Kyung terlihat mencari sesuatu di perpustakaan. “Apa ini yang kau cari? Tanya Ja Rim sambil menyodorkan topi Yu Kyung. Ja Rim memperkenalkan dirinya. Ia mengatakan maksudnya untuk bergabung dengan organisasi yang di pimpin Yu Kyung. Yu Kyung tidak mengatakan apapun. Tiba2 dia terdiam. “Apa kau yang menuliskan namaku ditopi ini” Tanya Yu Kyung. “Aku takut kau akan melupakannya oleh sebab itu aku menuliskannya” kata Ja Rim tersenyum. [Flashback end]
Tak Goo tersadar dari pinsannya, ia melihat Yu Kyung yang sedang membuatkan memasak. Yu Kyung kaget Tak Goo sudah sadar dan berada dibelakangnya. “Apa kau benar2 Yu Kyung? Tanya Tak Goo tak percaya. “Ya” angguk Yu Kyung. Tiba2 Tak mendekat dan memegang memegang kemudian memeluknya. “Ternyata ini benar, aku takut akau bermimpi” kata Tak Goo. Tiba2 suara perut Tak Goo berbunyi. “Maaf, aku belum makan selama 2 hari” kata Tak Goo sambil memegang perutnya. Yu Kyung tersenyum.

Keluarga Goo pulang lebih awal. Namun presdir pergi lagi dan menyuruh anak2nya untuk istirahat, Ny Seo terlihat tidak senang kemudian masuk meninggalkan anak2nya. “Oh,,mengapa suasana ini selalu terjadi, aku tak suka”keluh Ja Rim. “Hanya kau yang membuat suasana seperti itu, segera pergi untuk minta maaf pada temanmu” pinta Ja Kyung. Ja Rim meminta bantuan Ma Jun untuk menemainya, namun Ma Jun menolak karena ia harus pergi.
“Jangan pergi Ma Jun, kondisi perusahaan sedang tidak baik” kata Ja Kyung. Ma Jun tertawa tipis. “Mengapa kau tidak laki2 saja kak, mungkin kau akan lebih baik untuk dapat melakukan itu semua” kata Ma Jun. “Aku yakin ayah mengharapkanku untuk melakukan yang terbaik” seru Ma Jun sambil tersenyum kemudian meniggalkan kedua kakaknya.
Presdir sangat marah pada manager Han karena ia tidak memberitahukan tentang ulah istrinya membeli saham director Choi, manager Han berbohong dan mengatakan tidak mengetahui tentang informasi itu. [ya iyalah, manager Han itu lebih setia ma Ny Seo]. Presdir mengacam bila manager Han tidak bisa menyelesaikan masalah ini, ia akan bertanggung jawab atas semua yang terjadi. Tanpa di duga Ma Jun mendengarkan pembicaraan mereka berdua.
Akhirnya Tak Goo bisa makan setelah ia kelaparan selama 2 hari. “Masakanmu sangat enak” seru Tak Goo. Yu Kyung tersenyum “ seharusnya aku memasakkanmu nasi lebih banyak”. Tak Goo memuji Yu Kyung karena dia dapat bersekolah di Hankuk university yang bukunya semua menggunakan bahasa inggris. “Bagaimana dengamu, aku dengar kau keluar dari rumah?” Tanya Yu Kyung. “Oh aku kerja di toko roti terkenal di Incheon bersama seseorang yang berasal dari jepang, kita mengikuti tes bersama” jawab Tak Goo. “Bagaimana dengan ibumu? Tanya Yu Kyung. Tak Goo mengentikan makannya dan dengan sedih mengatakan aku masih mencarinya. “Maafkan aku seharusnya aku tidak Tanya itu” seru Yu Kyung menyesal.
Usai makan, Tak Goo berpamitan. “Yu Kyung apa kita akan bertemu lagi, berikanlah no hpmu, aku akan meneleponmu” kata Tak Goo. “tentu saja kita akan bertemu, aku akan menemuimu di toko roti” jawab Yu Kyung. Tak Goo kemudian pergi dan melambaikan tangannya.
Sementara itu Mi Sun masih berusaha membuat cake, “Ini yang keempat, aku harap ini akan berhasil” harap Mi Sun.
Usai membuat cake Mi Sun menutup tokonya, tak sengaja ia melihat Ma Jun yang sedang berdiri didepan toko. Mi Sun mengingat apa yang terjadi kemarin malam bersama Ma Jun [baca ep 9 saat Ma Jum melap bibir Mi Sun]. Mi Sun berusaha pergi tanpa Ma Jun ketahui, namun sayang ia ketahuan. [haha lucu banget si Mi Sun]
“Apa kau Mi Sun? Tanya Ma Jun. “Ya” jawab Mi Sun gugup. “Apa kau membuat kue yang ke 4? Bisakah aku mencobanya lagi” Tanya Ma Jub menggoda. Mi Sun terlihat gugup. Ma Jun semakin mendekat ke muka Mi Sun sambil tersenyum.”Ohh,,panas sekali, aku pergi duluan” kata Mi sun lalu meninggalkan Ma Jun.
Sebelum Ma Jun masuk. Ia melihat Tak Goo dengan pandangan tidak senang. “Hai Seo Tae Jo, ini aku” sapa Tak Goo.
Sementara itu kakek masih istirahat dengan mendengarkan lagu2 lama.
Tak Goo disidang oleh Tuan Yang. “Mengapa kau kembali? Tanya Tuan Yang. “Karena aku lulus tes” jawab Tak Goo santai.”setelah lulus, aku pergi tanpa pemberitahuan, ini buka hotel yang bisa kau masuki sesukamu, bahkan bila kau lulus tes 100 kali, aku tidak akan menerimamu kembali jadi pergilah dari sini” kata Tuan Yang serius. “Aku tidak mau” seru Tak Goo. Tuan Yang marah dan melempar Tak Goo keluar. Sementara itu kakek mendengar keributan yang timbul olehnya.
Tuan Yang masuk rumah, didepan pintu sudah ada Jin Goo. Ia meminta Tuan Yang memaafkan Tak Goo. Tuan yang mengatakan ia tidak bisa menerima bila seseorang menganggap belajar membuat kue adalah sebuah permainan karena menurutnya membuat kue adalah kebanggaan tuan Yang. Tuan Yang berharap Jin Goo tidak salah paham. Sementara diluar rumah Tak Goo masih tak menyerah “Kau pikir aku akan menyerah dengan mudah” kata Tak Goo.
Alarm Mi Sun berbunyi. Mi Sun terbangun setengah sadar, betapa terkejutnya ia melihat Ma Jun berada di kamarnya. “Tae Jo apa yang kau lakukan disini” Tanya Mi Sun panic. “Kau tahu aku kesini untuk siapa” jawab Ma Jun tersenyum. Ma Jun kemudian mendekati Mi Sun dan bersiap menciumnya.
“Mi Sun, apa yang kau lakukan apa kau bermimpi” kata ibu Mi Sun sambil membangunkan Mi Sun. Mi Sun kaget. “Apa kau tidak ke toko, ini sudah jam berapa” kata ibu Min Sun. “Ya Tuhan, aku bisa gila, jika aku terlambat bisa2 ayah akan memotong gajiku lagi”. Mi Sun lalu bergegas ganti pakaian dan menuju toko.
Mi Sun masuk ruang dapur roti dengan mengendap2. Dan merasakan ada sesuatu yang berbeda. Tuan Yang dan staffnya sedang berdiri dan melihat Tak Goo yang sedang membersihkan semua perabot. “Oh kalian semua disini, kalian tahu siapa yang membersihkan ini semua? Itu adalah aku” kata Tak Goo bangga. Mi Sun melihat sekeliling dapur dan memang sangat kinclong. Tuan Yang memandangi Tak Goo tanpa kata2.
“Posisi” teriak Tuan Yang. Semua para staff berbaris termasuk Tak Goo. Tuang Yang membagikan tugas pada semua staff kecuali Tak Goo. Mereka semua mulai mengerjakan tugasnya. 
Tak Goo mendekati tuan Yang yang sedang mengambil adonan. Maksud hati ingin membantu adonan yang dibawa tuan Yang malah jatuh. Semua staff kaget. Jin Goo ingin membantu Tak Goo namun ia menolaknya. Akhirnya tuan Yang menyuruh Mi Sun dan Ma Jun untuk membatalkan pesanan, Gap Soo membeli bahan kue lagi. Tuan Yang lalu menyuruh Tak Goo keluar. [haha tuan Yang itu sebenernya pingin marah, tapi ditahan]
Tak Goo kemudian meninggalkan ruangan dan duduk didepan toko. Tak Goo memegang adonan dengan lembut. Semakin ia setuh, semakin ia tertarik untuk memegang adonan.
Manager Han menemui Ny Seo yang sedang bermain Golf. “Darimana kau mendapatkan untuk membeli saham direktur Choi” Tanya manager Han. “Apa aku harus mengatakannya padamu?”jawab Ny Seo. “Aku menyuruhmu untuk mencari Ma Jun, namun kau tak mendengar kata2ku, jadi aku tidak ingin mengatakan apapun padamu tentang saham direktur Choi”seru Ny Seo. “Aku hanya ini mengatakan bahwa kau melakukan hal yang benar”. “Apa yang yang tidak beres? Tanya Ny Seo. “Aku tidak akan mengatakannya padamu” jawab Manager Han. [hahaha gantian manager Han bilang gitu]. “Katakan apapun padaku” pinta Ny Seo bersikeras. “Anak itu telah kembali, Kim Tak Goo telah kembali” kata manager Han. Ny Seo terkejut. “Kita harus menghentikannya, sebelum presdir menemukannya” kata Manager Han. “Kau harus menghentikan anak itu apapun caranya, bahkan kalau perlu dengan hidupmu” pinta Ny Seo sinis.
Ny Seo terlihat cemas, ia hanya mondar amdir di ruang kantor sambil memikirkan sesuatu.
Ny Seo lalu menemui presdir. “Apa yang membawamu kesini? Tanya presdir. “Biarkan Ma Jun untuk bekerja disini, aku pikir inilah saatnya dia belajar untuk menjalankan bisnismu” kata Ny Seo. “Apa tujuanmu melakukan ini semua? Tanya presdir. “kau akan mengetahuinya 2 minggu lagi saat rapat pemegang saham” jawab Ny Seo lalu meninggalkan presdir. Presdir memegang tangan Ny Seo. “Kau pikir perusahaan ini lelucon? Tanya presdir marah. “ini semua tergantung akan keputusanmu, sebagai istri aku merasa telah melakukan yang benar” kata Ny Seo lalu meninggalkan presdir. Ketika Ny Seo membuka pintu, manager Han telah berdiri didepan pintu.
Kakek Pal Bong pergi ke toko roti, ia terhenti sejenak melihat adonan bentuk kue ditangga. Tak Goo datang. “Hah kakek aku akan membersihkannya, hari ini aku menjatuhkannya, jadi aku menggunakannya untuk mainan” kata Tak Goo. “Apa kau yang membuat ini, buatlah lagi didepanku” kata kakek serius. “Apa? Kata Tak Goo seakan tak percaya.
Kakek membawa Tak Goo masuk kerumah, ia meminta Tak Goo memperagakan bagaimana ia membuat bentuk roti seperti yang ia lihat ditangga. Tak Goo terlihat bingung. Tak Goo kemudian memperagakannya seperti yang pernah ayahnya lakukan, Tak Goo menekan perutnya lalu merasakan udara yang ada disekitarnya. Kakek melihatnya dengan seksama. Tak Goo kemudian menyemprotkan air ke udara. “Apa yang kau lakukan? Tanya kakek. “Oh udara terlalu kering, makanya aku membuatnya agar sedikit lembab” jawab Tak Goo. “Bagaimana kau tahu itu? Tanya kakek. Tak Goo pun bercerita ia telah bekerja di adonan kue selama 5 tahun oleh sebeb itu dia tahu semuanya. Kakek pun melihat Tak Goo memperkirakan berat adonan 500 gr. “Mengapa kau dengan percaya diri memperkirakan beratnya?”. Tak Goo pun menjawab bahwa dia bekerja di penjualan daging babi, dia terbiasa merasakan memegang berat 500gr.
Kakek melihat hasil buatan Tak Goo dengan kagum. “Jadi kau bisa dikatakan kau memperoleh ini semuaberkat pengalamanmu selama 12 tahun? Tanya kakek. “Ya” jawab Tak Goo. “Bukannya kau bilang kau membenci roti? Tanya kakek. “Aku tidak bisa membencinya, karena itu semua bagian dari memoriku” kata Tak Goo. Kakekpun menyuruh Tak Goo keluar.
Tak Goo keluar rumah ketika Gap So membantu Jae Bok mengantar roti. “Apa yang kau lakukan disini? Tanya Gap So. “uhuhmm,,,apa kau mencium sesuatu? Baunya tak sedap “ Tanya Tak Goo sambil mengendus2. “Apa yang kau cium, apa kau mau bilang kau mencium bau pria tua” kata Gap So marah. Tak Goo mendekat pada Gap So dan mengedus2 badannya. “Hei apa yang kau lakukan aku ini masih virgin” seru Gap So. [bhwahahha,,aku ketawa Gap So bilang gitu]
Tak Goo masuk kedapur roti dan masih mencari bau2 yang tidak sedap. “Apa yang kau lakukan disini, segera pergi” kata tuan Yang. “Tunggu sebentar” kata Tak Goo sambil mencari2. Tak Goo melihat mangkuk berisi bekas coklat, lalu ia menciumnya.
“Oww,,baunya dari sini” kata Tak Goo. “Apa yang kau katakan?”Tanya Tuan Yang. “Baunya yang tak sedap itu berasal dari sini” kata Tak Goo. Tuan Yang menyicipi coklat itu, kemudian menyuruh Mi Sun untuk merasakannya juga. “Rasanya memang sedikit berbeda ayah, ini hampir basi” jawab Mi Sun.
Tuan Yang menyuruh Jin Goo untuk menjemput Jae Bok dan mencancel pesanan. “Hei bukankah roti itu buat anak2 dirumah sakit?mereka telah menunggu, kasihan bila dibatalkan” kata Tak Goo. Tuan Yang berpikir sejenak kemudian mengatakan pada Mi Sun untuk pergi kerumah sakit untuk menjelaskan apa yang terjadi. Menyuruh Gap So membuat adonan baru. “Dan kau Tak Goo,,,” kata tuan Yang belum selesai. “Ya ya aku tau, aku akan pergi” kata Tak Goo. “Pergilah bersam Mi Sun kerumah sakit” kata tuan Yang. Tak Goo dan yang lainnya terkejut. “Apakah ini artinya aku bisa tinggal disini? Tanya Tak Goo tersenyum. “Jangan main2 denganku, jadi jangan buat masalah lagi” kata Tuan Yang. “Siap, aku akan kembali” kata Tak Goo sambil hormat. Sementara itu Ma Jun terlihat tak senang.
Ja Rim mendatangi Yu Kyung untuk meminta maaf atas kejadian dipesta. Tiba2 temannya datang dan menyuruh Yu Kyung untuk bersembunyi karena seniornya Jae Bo telah ditanggap. Yu Kyung pun mnyuruh Ja Rim segera pulang. [Yu Kyung itu terlibat organisasi illegal, isunya ialah menentang pemerintahan, tapi belum dijelaskan secara rinci].
Sementara itu Mi Sun dan Tak Goo telah melakukan tugasnya dari rumah sakit. “Mengapa kau kembali, jika aku jadi kau aku tidak akan kembali setelah apa yang telah terjadi” kata Mi Sun. “Bisakah aku memasang pengumuman di Koran dengan tulisan Kim Tak Goo mencari ibunya” kata Tak Goo. “Tapi bukankah ibumu sudah…”. “Aku tak akan menyerah sebelum aku melihat mayatnya sendiri, aku akan terus berusaha” kata Tak Goo. [oya Chingu ada yang lucu, Tak Goo ditanyai Mi Sun, kamu ini Doggy atau manusia, biasanya orang tau sesuatu rasa itu dengan mencicipnya namun mengapa Tak Goo dengan hanya menciumnya. hhi].
Ja Rim berjalan pulang dengan hati2, tanpa ia sadari ada beberapa orang yang mengikutinya. Tanpa ia sadari kedua orang itu telah berada didepan Ja Ri. “Apa kau Ja Rim dari universitas Hankuk” Tanya salah seorang pria itu. “Aku dengar kau teman baik Yu Kyung, aku butuh sedikit bantuanmu”. Mendengar hal itu Ja Rim langsung lari. Kedua oran itu mengejarnya.
Ja Rim berlari hingga ia menabrak mobil yang rem mendadak. Ternyata didalam mobil itu ada Ny Seo. “Ibu tolong aku” teriak Ja Rim. “Apa yang kau lakukan pada anakku” Tanya Ny Seo. “Anak tidak hanya sekolah namun ia juga mengikuti organisasi illegal, biarkan kami menyelesaikan tugas kami” kata pria itu. Ja Rim akhirnya dibawa ke kantor polisi. Ny Seo gemetar ia menyuruh sopirnya untuk segera menghubungi manager Han.
Yu Kyung pulang dan menemui ibunya. “Dimana manager Han?” Tanya Ny Seo cemas. “Dia menemui pengacara Park, ia akan mencari cara untuk mengeluarkan Ja Rim, tenang lah ibu” kata Ja Kyung. “Bagaimana aku bisa tenang, apa ayahmu tau hal ini?”. “Ya, namun ayah ada rapat jadi ia akan mengurusnya setelah rapat” kata Ja Kyung. “Rapat, rapat, rapat saja yang dilakuakan ayahmu, ia memang tidak peduli” teriak Ny Seo marah. “Ibu jangan seperti itu, ayah selalu melakukan yang terbaik”
Saat mengikuti rapat, presdir seakan tak mendengarkan presentase yang telah berlangsung. Usai rapat presdir bertanya tentang perkembangan keadaan pada sekretarisnya.
Sementara itu Ja Rim menjalani pemeriksaan. “Katakan padaku dimana Yu Kyung berada? Tanya polisi. “Aku tak tahu” jawab Ja Rim. “Paman sudah capek, katakanlah sebenarnya setelah itu kau bisa pergi”. Ja Rim masih membisu. “Katakan padaku dimana Yu Kyung sembunyi? Teriak polisi itu. Ja Rim menangis.
Diwaktu yang sama Yu Kyung pergi mencari Tak Goo ke toko roti Pal Bong. “Maaf, kami sudah tutp”kata Mi Sun. “Aku tidak ingin membel kue, namun aku ingin bertemu Tak Goo” kata Yu Kyung. Mi sun terdengar bingung.
Di dapur Tak Goo dan Ma Jun mendapat tugas untuk membersihkan semua perabotan. “Hei Tak Goo ada yang mencarimu” kata Mi Sun. “Hah apa?aku?”. Ya dia seorang wanita, katanya namanya Yu Kyung. Mendengar hal itu Ma Jun tersentak begitupun Tak Goo, Tak Goo lalu keluar untuk menemui Yu Kyung.
Tak Goo sangat senang melihat Yu Kyung datang ke toko.[backsoundnya bagus chingu, kalian bisa download OST baker king disini]
Tak Goo dan Yu Kyung makan di depan toko, “Apakah wanita itu terlihat baik? Kata Mi Sun sambil melihat Tak Goo dan Yu Kyung makan berdua. Sementara itu Ma Jun pun melihat mereka berdua sambil meremas topinya.
“Kau terlihat lebih baik,” kata Yu Kyung. “Tentu saja, karena aku bertemu denganmu” jawab Tak Goo. “Aku merasa ini hanyalah mimpi bisa bertemu denganmu” kata Yu Kyung. Yu Kyung kemudian menceritakan masalahnya pada Tak Goo. Yu Kyung meminta bantuan pada Tak Goo untuk dapat bersembunyi beberapa saat.
Tak Goo memohon pada keluarga Yang agar Yu Kyung bisa tinggal malam ini di rumah tuan Yang. Awalnya tuan Yang menolak, namun ia menyerahkan sepenuhnya pada Mi sun. Tak Goo memohon pada Mi Sun agar Yu Kyung bisa menginap bersama Mi Sun. setelah melakukan perjanjian dengan Tak Goo akhirnya Mi Sun menyetujuinya. Tak Goo tertawa senang.
Ja Rim yang masih berada dipenjara menangis sendirian.
Tak Goo dan Mi Sun mengatar Yu Kyung untuk istirahat. Tiba2 Ma Jun keluar kamar. Betapa terkejutnya ia melihat Yu Kyung ada dirumah itu. Begitupun Yu Kyung. “hei Seo Tae Jo, ini Yu Kyung temanku” kata Tak Goo memperkenalkan Yu Kyung. Yu Kyung kaget mendengar Tak Goo memanggil Ma Jun dengan nama Seo Jae Jo.